Dia bernama Gilbert Christian Kristamulyana. Gilbert adalah anak kedua dari tiga bersaudara dalam keluarga pasutri Djefri Kristamuljana & Karyawani H. Rumondor. Ia dilahirkan di Jakarta tanggal 21 Mei 1992. Setelah menyelesaikan SMA di SMAK Tirta Marta BPK Penabur, Gilbert melanjutkan studi ke FTKE Universitas Trisakti (2010-2015). Namun, keterpanggilan untuk melayani penuh waktu sebagai pendeta mendorong dia memutuskan untuk studi teologi di Fak. Teologi UKDW (2016-2020) .
Gilbert berbagi cerita: ”Saya selalu merasa gunung punya cara sendiri untuk memanggil. Sejak kuliah di Universitas Kristen Duta Wacana di Yogyakarta, saya sering mendaki. Di antara napas yang tersengal dan langit yang terasa dekat, saya pernah berbisik sederhana, “Sepertinya seru ya kalau ditempatkan di jemaat dekat gunung.” Saat masa Bina Kader, saya sempat berharap ada agenda naik gunung seperti angkatan sebelumnya. Ternyata tidak ada. Harapan itu seperti lewat begitu saja.
Namun ternyata Tuhan masih mendengar bisikan saya. Ditempatkan Bina Kader di GKI Boyolali, dan berkesempatan mendaki Gunung Merbabu bersama mentor, Pdt. Tunggul, membuat saya mulai sadar, doa yang dulu terucap ternyata didengar. Bahkan ketika penempatan, Tuhan tidak menaruh saya sekadar di sekitar atau dekat gunung, melainkan di dalamnya, Gunung Sahari. Untuk selanjutnya, masih belum tahu dan terus jadi pertanyaan, "gunung mana lagi yang mau Tuhan ajak saya pergi?"
Gilbert menjalani proses kependetaan sesuai Tager-Talak GKI di jemaat GKI Gunung Sahari, sampai ia ditahbiskan sebagai pendeta GKI dengan basis pelayanan Jemaat GKI Gunung Sahari pada tanggal 2 Februari 2026. Saya bersyukur untuk kesempatan yang Tuhan beri menjadi pemandu percakapan gerejawi bagi Gilbert untuk bidang Tata Gereja - Tata Laksana GKI.
Mari sambut sapaan Pdt. Gilbert Christian Kristamulyana dalam SG-GKI hari Kamis 16 April 2026. (Awalan dari catatan terdahulu disunting oleh Ronny N., sharing Pdt. Gilbert, video diedit dan diunggah oleh Sdr. Sigit dari kantor Sinode GKI)
